PEMANFAATAN TEKNOLOGI TERRESTRIAL LASER SCANNER DALAM UPAYA KONSERVASI BANGUNAN CAGAR BUDAYA
Kata Kunci:
Cagar Budaya, Konservasi, Pendokumentasian, Terrestrial Laser ScannerAbstrak
Bangunan cagar budaya adalah bangunan yang memiliki nilai sejarah penting sehingga perlu dijaga keaslian arsitekturnya. Salah satu bangunan cagar budaya yang ada di Yogyakarta adalah Gedung Iso Reksohadiprodjo. Gedung tersebut merupakan bagian dari Kompleks Pantja Dharma yang kini digunakan oleh Sekolah Vokasi UGM sebagai fasilitas perkuliahan. Untuk menjaga keaslian atau konservasi bangunan perlu dilakukan pendokumentasian yang nantinya berguna apabila ingin dilakukan restorasi bangunan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendokumentasikan gedung ini adalah dengan menggunakan alat Terrestrial Laser Scanner (TLS). Penggunaan TLS ini menghasilkan data point clouds dengan akurasi tinggi dengan dibuktikan dengan perhitungan ketelitian point clouds.
Akuisisi data pada eksterior gedung menggunakan metode registrasi cloud to cloud dan diolah dengan perangkat lunak Autodesk Recap Pro. Ketelitian data point clouds diuji dengan membandingkan 30 sampel jarak yang diukur menggunakan alat distometer dan alat TLS, kemudian pengujian menggunakan RMSE. Selain itu, ketelitian posisi horizontal dan vertikal dianalisis menggunakan sembilan sampel untuk menghitung perbedaan koordinat antara point clouds dan koordinat lapangan.
Hasil akhir dari penelitian ini berupa dokumentasi eksterior Gedung Iso Reksohadiprodjo dalam bentuk point clouds dengan ketelitian point clouds sebesar 0,003 m, ketelitian posisi horizontal sebesar 0,054 m, dan ketelitian posisi vertikal sebesar 0,131 m. Dengan akurasi tersebut, upaya restorasi atau konservasi dapat dilakukan berdasarkan model 3D point clouds yang sangat mendekati kondisi asli bangunan. Hal ini dapat dijadikan acuan untuk analisis perubahan bangunan dari waktu ke waktu.
Referensi
Alkan, R., Erol, S., Ozulu, I., Ilci, V., 2020. Accuracy Comparison of Post-Processed PPP and Real-Time Absolute Positioning Techniques. Geomatics 11, 178–190. https://doi.org/10.1080/19475705.2020.1714752
Correa, M., Nixon A, Liliana A, Ceron, C., 2018. Precision and Accuracy of The Static GNSS Method For Surveying Networks Used In Civil Engineering. Ingeniería e Investigación 52–59.
Dabove, P., 2019. The Usability of GNSS Mass-Market Receivers For Cadastral Surveys Considering RTK and NRTK Techniques. Geod Geodyn 10, 282–289.
Gubernur Yogyakarta, 2024. Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 211/KEP/2024 tentang Penetapan Situs Cagar Budaya Tempat Konferensi Colombo Plan XI Tahun 1959 di Yogyakarta Sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Provinsi, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.
Jacobs, G., 2005. High Definiton Surveying 3D Laser Scanning Use in Building and Architectural. Professional Surveyor Magazine.
Jogjacagar, 2023. Kompleks Pantja Dharma Universitas Gadjah Mada [WWW Document]. Dinas Kebudayaan.
Keputusan Bupati Sleman No. 79.16/Kep.KDH/A/2021 Tentang Status Cagar Budaya Kabupaten Sleman Tahun 2021 Tahap XVI, 2021.
Leica Geosystems, 2024. Leica RTC360 3D Laser Scanner [WWW Document]. URL https://leica-geosystems.com/products/laser-scanners/scanners/leica-rtc360 (accessed 11.15.24).
Lichti, D.D., Gordon, S.J., Stewart, M.P., 2002. Ground-Based Laser Scanners: Operation, Systems and Applications. Geomatica 21–33.
Maharsayanto, P., Kahar, S., Sasmito, B., 2013. Aplikasi Terrestrial Laser Scanner Untuk Pemodelan Tampak Muka Bangunan (Studi Kasus: Gedung Pt. Almega Geosystems, Kelapa Gading-Jakarta).
Quintero, S., 2008. Theory and Practice On Terrestrial Laser Scanning: Training Material Based On Practical Applications. Universidad Politecnica de Valencia Editorial.
Ramadhani, S.M., Prasetyo, Y., Bashit, N., 2021. Analisis Ketelitian Point Clouds Teknologi Terrestrial Laser Scanner (Studi Kasus: Dekanat Lama Fakultas Teknik), Jurnal Geodesi Undip Januari.
Ramadhon, S., 2020. Pengaruh Lingkungan Pengamatan Pada Ketelitian Horisontal GNSS Dengan Metode RTK-NTRIP.
Ramadhon, S., Miko, W.W., Nugraha, G., 2020. Perbandingan Ketelitian Posisi Tiga Dimensi dari Perangkat Lunak Pengolahan Data GNSS Komersial. JGISE 3, 106–112. https://doi.org/10.22146/jgise
Reshetyuk, Y., 2009. Self-calibration and Direct Georeferencing in Terrestrial Laser Scanning. Arkitektur och samhällsbyggnad, Kungliga Tekniska högskolan.
Setiawan, A.F., 2018. Analisa Hasil Pengukuran Koordinat Terrestrial Laser Scanner GLS - 2000.
Simbolon, A., Yuwono, B.D., Amarrohman, F.J., 2017. Analisis Perbandingan Ketelitian Metode Registrasi Antara Metode Kombinasi dan Metode Traverse Dengan Menggunakan Terrestrial Laser Scanner Dalam Pemodelan Objek 3 Dimensi. Geodesi Undip 6, 1–10.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, 2010. , Badan Pembinaan Hukum Nasional. Indonesia.
Wang, W., Zhao, W., Huang, L., Vimarlund, V., Wang, Z., 2014. Applications of Terrestrial Laser Scanning For Tunnels : a review.
Zaky Mudzakir, M., Abidin, H.Z., Gumilar, I., 2017. Pemodelan 3D “Gedung Indonesia Menggugat” Menggunakan Teknologi Terrestrial Laser Scanner, ITB Indonesian Journal of Geospatial.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Ulya Agustin, Rochmad Muryamto, Hanif Ilmawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







