HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN FISIK TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE KABUPATEN SLEMAN
DOI:
https://doi.org/10.64174/jps.v3i2.66Kata Kunci:
Demam Berdarah Dengue, Lingkungan Fisik, RumahAbstrak
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sleman. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan fisik rumah berperan dalam mendukung keberadaan vektor Aedes aegypti, namun hasil penelitian mengenai pengaruh ventilasi berkasa, kelembaban, dan pencahayaan terhadap kejadian DBD masih menunjukkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara lingkungan fisik terhadap kejadian DBD pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Gamping I Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik observasional dengan rancangan case control. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang terdiri atas 8 kelompok kasus dan 24 kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi ventilasi berkasa, kelembaban, dan pencahayaan rumah. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji Fisher Exact pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ventilasi berkasa memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p = 0,039; OR = 0,072). Pencahayaan rumah juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p = 0,039; OR = 0,072). Sementara itu, kelembaban rumah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p = 0,642; OR = 0,347). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ventilasi berkasa dan pencahayaan merupakan determinan lingkungan fisik yang berhubungan dengan kejadian DBD pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Gamping I Kabupaten Sleman. Temuan ini menunjukkan pentingnya perbaikan kondisi fisik rumah sebagai bagian dari strategi pengendalian DBD berbasis lingkungan.
Referensi
Al Macmudi, M. I., & Rosmalia, P. (2025). Angka DBD sampai Februari 2025 Mencapai 10.752 Kasus. MediaIndonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/745450/angka-dbd-sampai-februari-2025-mencapai-10752-kasus.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Fadrina, S., Marsaulina, I., & Nurmaini. (2021). Hubungan Menggantung Pakaian Dan Memasang Kawat Kasa Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Langkat. Jurnal Syntax Admiration, 2(3), pp. 402-409. https://doi.org/10.46799/jhs.v2i3.127.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, P. A., Fajar, N. A., Windusari, Y., Novrikasari, & Sunarsih, E. (2023). Faktor Pengaruh Kesehatan Lingkungan terhadap Kejadian Demam Berdarah Dangue (DBD) di Wilayah Endemis: Systematic Literature Review. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(3), pp. 1-10. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp/article/view/1327.
Marjan, A. S., Kaunang, W. P. J., Riyadi, R., & Rogi, F. (2024). Penyebab, Transmisi, Epidemiologi, Pencegahan, Dan Penanggulangan DBD. Manado: Universitas Sam Ratulangi.
Nisa, C., Saraswati, L. D., Martini., Adi, M. S. (2021). Hubungan Tutup Kontainer, Bahan Kontainer, Dan Sumber Air Dengan Tingkat Kejadian Dbd Di Wilayah Kerja Puskesmas Nogosari Kabupaten Boyolali. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 9(6), pp. 848-851. https://doi.org/10.14710/jkm.v9i6.31899.
Olivia, D. N., Suherman., Sekarputri, A. L. (2025). Pengaruh Faktor Cuaca (Curah Hujan, Kelembapan, dan Suhu) Terhadap Kejadian DBD. Health & Medical Sciences, 2(3), pp. 1-16. https://doi.org/10.47134/phms.v2i3.412.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing Research: Generating and Assessing Evidence for Nursing Practice (11th ed.). Wolters Kluwer.
Purnamasari, D. (2026). Dinkes Catat Kasus DBD di Kabupaten Sleman Capai 418 Kasus, 2025 Nihil Kematian. RadarJogja.
Rahma, N. A. L., Suherman., & Sekarputri, A. L. (2025). Kajian Literatur Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(2), pp. 228-242. https://doi.org/10.71417/galen.v1i2.11.
Rahman, M. S., Ekalaksananan, T., Zafar, S., Poolphol, P., Shipin, O., Haque, U., Paul, R., Rocklov., Pientong, C., & Overgoaard, H. J. Ecological, Social, and Other Environmental Determinants of Dengue Vector Abundance in Urban and Rural Areas of Northeastern Thailand. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(11), pp. 1-23. https://doi.org/10.3390/ijerph18115971.
Ramba, C. M. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 5(1), pp. 64-71. https://doi.org/10.32585/jikemb.v5i1.3741.
Rasjid, A., Ahmad, H., & Hermawan, H. (2024). Hubungan Kondisi Lingkungan Dengan Keberadaan Telur Nyamuk Aedes di Wilayah Kerja Puskesmas Bontokassi Kabupaten Takalar. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 24(1), pp. 87-93. https://doi.org/10.32382/sulo.v24i1.467.
Sutriyawan, A., Manap, A., Sulami, N., Setiyadi, A., Riskiah, D. M., Kurniawati, R. D., & Khairiri. (2023). Analysis Of Entomological Indicators and Distribution of Aedes Aegypti Larvae in Dengue Endemic Areas. Journal of Microbiology, Epidemiology and Immunobilogy, 100(4), pp. 314-320. https://doi.org/10.36233/0372-9311-406.
Widiantari, R., & Anwar, M. C. (2018). Gambaran Faktor Lingkungan Fisik Rumah Penderita DBD Di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Tahun 2017. Buletin Keslingmas, 37(2), pp. 178-184. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v37i2.3842
World Health Organization. (2025). Dengue and Severe Dengue. World Health Organization.
Yuchen, T. (2025). Epidemiological and Environmental Determinants of Dengue Transmission. Journal of Tropical Diseases & Public Health, 13(1), 1-2. https://doi.org/10.35241/2329-891X.25.13.463.
Yuliani., & Novianti, S. (2024). Hubungan Sosiodemografi dan Lingkungan Rumah terhadap Kejadian Dengue di Kota Tasikmalaya: The Relationship of Sociodemographic Factors and Household Environment on Dengue Incidence in Tasikmalaya City. ASPIRATOR-Journal of Vector-borne Disease Studies, 14(1), pp. 67-78. https://doi.org/10.22435/asp.v14i1.5668.
Zulfikar., Yudhastuti, R., Haksama, S., Iriyanti, M., Saipullah., Putra, A. P., Siregar, D. Y., & Yusran, M. (2025). The Relationship between Attitudes, Community Behavior, and Water Dispensers with the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Working Area of the Bebesen Primary Health Care, Bebesen District, Central Aceh Regency in 2024. Journal of Ecohumanism, 4(1), 00. 4291-4301. https://doi.org/10.62754/joe.v4i1.6302.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tika Pustika Fersari, Nur Afni Maftukhah, Zairinayati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







